12 Tempat Yang Bisa Kamu Datangi Dalam Sehari Di Kyoto

Baca : English ●  Indonesia

Kyoto, merupakan salah satu provinsi di wilayah Kansai yang terkenal akan kentalnya budaya Jepang. Kyoto juga merupakan salah satu kota pelopor Muslim Friendly Tourism di Jepang. Jadi jangan kaget kalau kamu dapat menemukan berbagai macam restoran halal juga tempat ibadah untuk muslim di kota ini! Nah, kalau kamu cuma punya 1 hari di Kyoto dan ingin memadatkan jadwalmu, berikut itinerary yang aku jalani saat jalan-jalan sehari di Kyoto!

8.30 : Hutan Bambu Arashiyama

Pagi, saatnya menjelajah Kyoto! Yang pertama aku dan temanku lakukan adalah naik kereta menuju stasiun Arashiyama. Jangan pikir dua kali untuk mengunjungi kuil sekaligus taman bambu paling cantik di Kyoto ini. Kamu juga bisa merasakan kesan “antik” dan tradisional di stasiun Arashiyama dengan kayu-kayu dan penataan ‘jadul’nya yang indah. Kepagian datang atau kuilnya belum buka? Inilah kenapa aku pilih Arashiyama pagi-pagi, selain kuil, kamu bisa eksplor sungai cantik yang mengelilingi lokasi ini dan merasakan sejuknya hawa dingin di hutan bambu.

Arashiyama

Arashiyama via Peertours

Tidak hanya alamnya dan kuilnya saja yang indah, di sekitar Arashiyama banyak sekali toko merchandise yang bisa dikunjungi untuk beli oleh-oleh, beberapa diantara unik2 lho, seperti yang satu ini. Kartu pos berbahan kain dengan motif khas Arashiyama!

souvenir arashiyama

9.30 – 11.00 : Kunjungi kuil-kuil di area Arashiyama

Selesai foto-foto di sekitar Arashiyama, ada beberapa kuil lain seperti Tenryu-ji, Ninna-ji, dan Kinkaku-ji yang menarik untuk dihampiri. Kamu dapat berjalan kaki menuju kuil-kuil ini setelah selesai berkeliling di Arashiyama, karena jaraknya hanya sekitar 15-20 menit jalan kaki (kecuali Kinkaku-ji). Atau kamu bisa langsung ambil bus dari Arashiyama menuju Kuil Kinkaku-ji yang merupakan salah satu primadona Kyoto.

Kinkaku-ji Temple via Time

11.00 – 12.30 : Bersepeda ke Kiyomizudera dan sekitarnya!

Setelah selesai dengan Kyoto bagian timur, jelajah Kyoto bagian barat dengan menggunakan sepeda adalah rekomendasiku. Kamu bisa menyewa sepeda mulai dari harga 900yen untuk seharian (biasanya batas waktu sampai pukul 18:00). Pihak rental sepeda juga menyediakan peta ‘Cycling Kyoto’ dan berbaik hati untuk memberikan rute yang nyaman lho.

Setelah dapat sepeda, gowes langsung menuju Kiyomizudera dan bayar parkir sebesar 200yen untuk beberapa tempat sekaligus. Yap, simpan tiket parkir ini untuk nanti memarkir sepeda kamu di beberapa kuil lain tanpa bayar lagi. Jangan lupa bayar masuk tiket kuil untuk lokasi foto yang super kece dan legendaris ini yaa.

KiyomizuderaKiyomizudera via Michał Konkołowicz on Flickr

Setelah dari Kiyomizudera, kamu bisa mengunjungi Myojun-ji, lalu cuci mata di Yasaka street menuju Pagoda Yasaka. Kalau kamu mau gowes agak jauh, kamu bisa sampai ke Ginkaku-ji lho!

Ginkakuji via deucenoryokou

12.30 – 14.00 : Sholat di Masjid Kyoto dan Makan Siang di Kyoto Rose Cafe

Sudah masuk waktunya sholat? Yuk, cari masjid sekalian gowes langsung ke dekat Nijo castle, sembari menyusuri sungai Kamogawa yang indah.

Kamogawa riverKamogawa river via lensonjapan on flickr

Jangan berharap bangunan besar masjid akan menyambutmu disini. Masjid Kyoto adalah bangunan sederhana seperti rumah kantor tapi cukup nyaman untuk Sholat. Sebenarnya, judulnya bukan ‘masjid’ melainkan Islamic Center. Nah setelah selesai Sholat dzuhur pasto perut Kamu udah keroncongan, tak perlu khawatir mencari restoran halal karena kamu bisa makan di restoran Jalan Jalan Malaysia yang lezat dekat dengan masjid ini sesuai rekomendasi Halal Navi.

0925b697625c077e8a69ae5a09cf98f3

Salah satu menu di Jalan Jalan Malaysia

Kalau kamu bingung mencari lokasinya, cek dengan aplikasi dari Halal Navi, dijamin kamu gak bakal nyasar deh!

14.00 – 15.00 : Mampir ke Kastil Nijo 

Tidak jauh dari lokasi masjid Kyoto terdapat Kastil Nijo dan kuil Inari. Kamu hanya perlu menyeberang perempatan besar, maka kamu akan mendapati kastil Nijo. Salah satu kastil dengan halaman yang luas di Kyoto.

Nijo castle

Nijo castle via jtbusa

Kamu juga bisa mengunjungi kuil Inari yang masih berkaitan dengan Fushimi Inari. Meskipun tanpa 1000 gerbangnya yang terkenal, kuil mini ini juga bagus dengan danau kecil dan jembatannya yang indah. Kalau sedang tidak musim liburan, kastil dan kuil kecil ini agak sepi pengunjung lho. Kamu bisa bersantai di beberapa kursi yang disediakan atau sekedar rebahan di tamannya yang luas dan beristirahat dari kayuhan sepeda untuk sesaat.

15.00 – 18.00 : Cari oleh-oleh dan Geisha!

Siap untuk jalan-jalan lagi, tinggal cari oleh-oleh di Gojo Street, Kawaramachi dan cicip sedikit old town Kyoto di Gion. Menjelang malam dan kamu harus segera mengembalikan sepeda, sebelum itu kamu bisa sekilas lewat ke Gojo street, dimana kamu bisa melihat gedung-gedung tua yang unik dan mampir pusat perbelanjaan yang ramai di Kyoto.

Old building in gojo street

Salah satu bangunan tua di daerah Gojo.

Gojo street souvenirs

Beli oleh-oleh di pusat perbelanjaan Gojo street

Kamu juga dapat memilih berbagai pernak pernik khas Kyoto disini. Tidak hanya itu, gowes sedikit lagi, maka kamu akan tiba di daerah pertokoan Gion sekaligus merasakan suasana Kyoto jaman dahulu! Gion ini terkenal juga akan Geisha yang kerap terlihat oleh para turis. Ya tentu sajalah, karena gedung pertunjukan mereka ini ya pusatnya di Gion ini. Kalau kamu beruntung, mungkin kamu bisa foto bersama Geisha di jalan.

Geisha in GionGeisha in Gion via japanesewanderer

Ups, masuk waktu sholat lagi? No problem, ada OIOI di daerah Kawaramachi yang tak jauh dari Gion, dimana ada Laox di lantai 5 yang menyediakan tempat untuk sholat.

18.00 : Oyasumii

Saatnya, Makan malam! Sebelumnya, jangan lupa kembalikan sepeda sebelum toko tutup yaaa. Terakhir untuk menutup hari dengan perut kenyang, kamu bisa berkunjung ke restoran ramen Torisoba Ayam-ya. Restoran ini terletak tidak jauh dari stasiun Kyoto. Kamu juga bisa mencari lokasinya, dengan aplikasi dari Halal Navi

Untuk makan malam, restoran ini buka dari pukul 6 sore hingga 10 malam. Cek juga hari liburnya, karena Ayam-ya biasanya tutup di hari minggu dan hari libur nasional. Tidak hanya ramen, ada juga menu nasinya lho. Dalam restoran ini juga ada tempat sholatnya, sehingga kamu bisa bersantap dengan santai dan tak terusik untuk buru-buru cari tempat sholat.

Torisoba ayam ya

Ramen Ayam

Trip satu hari nan padat berisi ini cukup menguras tenaga lho! Jadi, siapkan fisikmu dan bawalah minuman dan snack selalu di dalam tas. Beberapa kuil bisa kamu hilangkan dari daftarmu jika sekiranya terlalu padat.

So, ga ada yang gak mungkin dalam sehari kan? Ayo, berpetualang! Jangan lupa simpan dulu masjid dan restoran halal di atas dengan mem-bookmark-nya di aplikasi Halal Navi. Supaya nanti Kamu tinggal buka lagi dan nggak nyasar nyari-nyari tempatnya!

P.S : Kamu punya cerita tentang jalan-jalan di Jepang yang ingin Kamu bagikan? kirim tulisanmu ke contact@halal-navi.com untuk Kami muat di blog ini!

 

download-1 ios

Eat • Pray • Connect

gita Author: Gita Pramesari

Born and raised in a multicultural and an archipelago country like Indonesia, made me an explorer. I love to walk, stares, and share stories. Meet the new people, new environment, new culture, new point of view. Life is not about walking to some point, it’s about how I reach that point and learn everything that earned on the way and how that journey made me as I am now. Also, really love to cook and to eat!! A journey and Life itself is also about food, right?!

No Comments

Leave a Comment